KETEMU DENGAN DEDENGKOT TIANSHI
Kembali ke 5 tahun lalu…………………………………yogya masuk musim hujan
Tepatnya pada tahun 2004 bulan Februari, mungkin saking banyak tawaran bisnis MLM entah dari perusahaan mana, dan mungkin juga saking banyaknya jadwal undangan presentasi MLM yang saya ikuti. Saya di sms oleh pak ipunk (dia ini pemain MLM, jadi hampir di setiap MLM baru pasti ada dia) yang isinya demikian :
Nanti jm 12 ktm di lobi hotel Melia Purosani. Ada top leader 001 Tianshi Hartono yg mau ktm dng saya ama tmn2. Klau kamu mau ikut ajak skalian temen kamu ituh. trims
Saya masih ingat betul sms singkat yang pak ipunk kirim ke saya. Bunyi sms nya ya seperti di atas tadi. Saking kaget dan baru kali ini saya mau diajak ketemu dengan 001 nya Tianshi, maka saya langsung hubungi teman saya si Ida Bagus agar ketemu di lobi hotel Melia Purosani. Kebetulan si Ida Bagus teman saya ini orang Tianshi bintang 5. tepat jam 11 saya berangkat dari rumah, lumayan lah jarak dari rumah ke hotel kira-kira ditempuh dalam waktu 25 menitan. Sambil melaju menuju ke hotel, saya sedang mempersiapkan beberapa pertanyaan seputar Tianshi yang akan saya tanyakan kepada pak Hartono.
Setelah sampai dan memarkir motor, saya melihat lagi list pertanyaan yang saya buat, takut kalau ada yang masih luput ditanyakan. Itung-itung menambah informasi untuk disebar. Sebelum masuk ke lobi, saya cari rokok dulu di sekitar hotel, setelah beli, langsung deh masuk ke lobi hotel. Ternyata teman saya si Ida Bagus sudah datang duluan, dan pak ipunk beserta genk tua keladinya juga sudah stand by. Setelah salam salaman (gaya MLM) langsung deh kita semua menuju kamar Pak Hartono menginap.
Sambil dalam perjalanan menuju kamar pak Hatono, saya mulai tanya ke pak Ipunk alasan pak Hartono datang ke Jogja ada urusan apa. Pak ipunk menjawab kalau si Hartono ini mau nawari bisnis MLM yang dia buat sendiri. Waooow langsung deh saat itu saya kaget minta ampun, dengan mengeluarkan kata kata yang khas yaitu HHAAA!!! Masak sudah peringkat puncak di Tianshi , bonus sudah banyak, malah buat MLM !! (pikiran saya waktu itu masih polos banget……harap maklum).
Setelah sampai di pintu kamar, pak ipunk mulai gedor-gedor pintu tanda kulonuwon, spada, permisi.. dan dibukalah pintu itu, nampaklah wajah pak Hartono di mana wajah itu pertama kali saya lihat aslinya…riilll dab. Setelah mempersilahkan masuk kamar dengan gaya seperti bos perusahaan kelapa sawit…masuklah kita semua ke ruang kamar yang lumayan luas dan nyaman. Akhirnya saya dan Ida Bagus dikenalkan kepada pak Hartono oleh pak Ipunk, biasalah dengan kata kata seperti ini :
“Ini pak anak-anak muda Tianshi jaringan bapak”
Kalau saya lihat sepintas, pak Hartono memiliki performa yang pantas jika disebut sebagai pemain atau pelaku MLM yang dikategorikan hebat dan mengerikan. Anda tau sendirilah kalau pak Hartono ini dari etnis Tionghoa. Tapi orangnya enak dan easy going layaknya anak muda loh. Bahasanya gaul khas anak muda Jakarta. Pikiranku semula, tak kira pak Hatono ini orangnya keras, kaku, dan macem-macemlah..
Setelah perkenalan dan ngobrol ngalur ngidul..akhirnya pak Ipunk mulai menanyakan tujuan dari Pak Hartono ke Jogja. Ternyata pak Hartono ke jogja ingin mengembangkan bisnis MLM ciptaanya lewat pak Ipunk dan kawan-kawan. Bisnis MLM punya pak Hartono ini namanya M.A.S (sorii saya lupa kepanjangannya apa), bisnis MLM M.A.S ini berupa discount card / kartu diskon, di mana jika kita menjadi member MAS otomatis kita mendapatakan kartu diskon dan menjalankan sistem jaringannya. Kartu diskon ini bisa digunakan di beberapa merchant di seluruh Indonesia.
Begitu penjelasan atau presentasi yang dilakukan oleh pak Hartono selesai, maka adalah giliran saya dan teman saya ida bagus untuk bertanya seputar pengalaman bisnis MLM beliau, bisnis MLM apa saja yang akan booming, dan banyak hal….
Di sinilah awal saya mulai menyelidiki bisnis MLM dari berbagai sisi…..dan jangan heran kalau ada perusahaan MLM yang saya “kuras habis”….dan siap2 lah para MLM ers sekalian untuk bisa terbuka, open mind, jangan jadi kuda atau kebo yang hanya bisa ngomong…. emooooooo (suara kebo), menerima kenyataan dan realita yang sebenarnya….kalau kata teman bengal saya bilang : there is a sky above the sky…enaknya minum ABSOLUTE SKY VODKA…..cocok untuk hawa dingin….Toassstttt
ajikinai berkata,
November 25, 2009 pada 3:40 pm
MLM…LML…LM..ML…ML????
Making Love…?
Liem berkata,
November 26, 2009 pada 7:54 am
Ditunggu berita selanjutnya……. to be continued.. hehehe…..
bravo : wuiihhh pak liem masih setia nih….terima kasih
Asep sundawar berkata,
Desember 2, 2009 pada 3:16 am
Hidup adalah sebuah pilihan dimanapun orang berada,jika hari ini saya memilih multilevel untuk hidup saya. Apa yang salah. Banyak hal yang negatif tentang multilevel. Tetapi tidak sedikit hal yang positif yang saya temukan. Berawal dari tidak berani bicara.minder.ga punya semangat.tersisihkan. Ga jelas masa depan. Sering mabuk-mabukan.dan segudang hal yang negatif saya lakukan. Terima kasih mlm telah merubah hidup saya lebih baik
bravo : silahkan baca artikel saya tentang CACI MAKI DI BISNIS MLM..
Danar Pratomo berkata,
Desember 2, 2009 pada 9:01 am
Bung Bravo tahu nggak, kenapa pak hartono pindah dari tianshi? Saya dengar, dia keluar dari tianshi karena dia punya “kasus” selama di tianshi, yakni menjalankan stokis “bermasalah” dan reward yang dia peroleh tidak didapatkan secara legal. Apakah itu benar? Satu lagi Bung, setelah meninggalkan tianshi, dia gabung di mlm apa? Saya dengar juga, selain gabung di Perfect, dia juga gabung di Bali Noni. Apakah itu benar? Tolong dijawab. Thanks.
Bravo : namanya pemain bangkotan apa aja di mainkan..semua info tersebut benar adanya..
Liem berkata,
Desember 3, 2009 pada 3:29 pm
Tapi bos, emang knapa ngurusin Hartono lagi? Apa hubungannya dgn urusan elo mau menjatuhkan Tianshi? Cari kasus lain saja bos… Jangan bikin bumerang ah…
bravo: saya gak ngurus beliau kok…saya cuma bertemu saja..emang kenapa? gak boleh ketemu??? aneh sampeyan ini
Liem berkata,
Desember 4, 2009 pada 3:03 am
Bung Bravo,
komen no 5 bukan dari saya, mau adu domba ni yee…
bravo : tenang saja..saya sudah tau kok
Danar Pratomo berkata,
Desember 4, 2009 pada 2:16 pm
Bung Bravo, terimakasih pertannyaan saya telah Anda jawab. Sebenarnya saya masih penasaran sama hartono ini… Pada tulisan Anda di atas, Anda menulis: “Begitu penjelasan atau presentasi yang dilakukan oleh pak Hartono selesai, maka adalah giliran saya dan teman saya ida bagus untuk bertanya seputar pengalaman bisnis MLM beliau, bisnis MLM apa saja yang akan booming, dan banyak hal….” Sebenarnya saya tertarik dengan kalimat-kalimat tersebut… Tapi sayang Anda tidak menulis secara spesifik pertanyaan-pertanyaan yang Anda dan teman Anda ajukan kepada Hartono. Bisakah Anda menulis (secara spesifik dan detail) pertanyaan-pertanyaan yang Anda dan teman Anda ajukan kepada Hartono? Sekalian tulis jawaban dari Harono atas pertanyaan Anda dan teman Anda tersebut.. Please, tolong ditulis. Trims Bung Bravo..
bravo : sorry …pertanyaan itu tidak saya publikasikan…saya hanya ingin menceritakan perkenalan saya dengan pak Hartono saja…
Asep sundawar berkata,
Desember 4, 2009 pada 3:37 pm
@Danar
Bung Bravo gak bisa menguraikan secara spesifik dan detail bro… jangan dipaksa… Ingatannya kan terbatas… kalau dipaksa nginget2 nanti bakalan ngaco… Bung Bravo kan ahli mengarang… waktu TK dan SD dulu jago banget bikin karangan…
bravo : saking pandai ngarang cerita..sudi sudinya anda mampir dan percaya akan blog saya ini…..*mikir..siapa yang bodoh dari yang lebih bodoh ya*
Liem berkata,
Desember 4, 2009 pada 4:34 pm
Kata yang nulis dia mah iseng aja bung Bravo… mumpung online-nya unlimited… kalau bodoh mah semua yang mampir sudah tau, mereka dan kita2 emang pada bodoh semua… mau dibodoh2in orang bodoh… gitcu…
tapi gw iseng aja… cari hiburan disini emang gak boleh ya? ngakak2 ngeliat para jawara tianshiters membela diri… dan ngeliat komen2 lawannya, para orang2 yang ngaku pinter dan membela ‘kebenaran’… padahal udah kebaca banget, disini emang ada politik persaingan busuk… setuju penontoooon????
bravo : saudara asep sundawar alias liem alias liem ajah : tunjukkan politik persaingan busuknya dimana????
Danar Pratomo berkata,
Desember 5, 2009 pada 5:36 am
Bung Bravo, saya mengapresiasi Anda karena Anda pernah bertemu dan berdialog langsung dengan Hartono… Tapi apakah Anda pernah bertemu dan berdialog langsung dengan Top Leader Tianshi (yang masih aktif) seperti Louis Tendean, Trisulo, Rudy M. Noer, Agus TL, Susanto Wijaya, Ferdinand Liu, dan Naga Sugara?
bravo : mereka adalah punggawa besar…saya pernah interview atau hanya sekedar ngobral ngobrol dengan : susanto wijaya (dulu njelekin Tianshi sekarang mbalik lagi), pak Kwek (dulu stokis dengan omzet paling besar di bandung), pak Fahmi gondrong, pak Soma legawa, mbak diah safitri, Ms.Mao (dari RRC yang membawa Tianshi ke indonesia melalui Pak Hartono), dan banyak bintang 8 yang sudah saya interview…..ini hanya interview saja tidak ada istilahnya menjatuhkan Tianshi. kalau pak Louis pernah sekali tapi tidak intens, sedangkan Agus TL hampir pernah ketemu, namun waktu tidak memungkinkan pada waktu itu.
Liem berkata,
Desember 7, 2009 pada 12:28 am
Bung Bravo,
jadi Asep Sundawar ini yg nulis pake nama saya….. ckckck…. jadi orang didikan tianshi emang begini ya….. memalukan !!!! tidakk berani pakai nama sendiri…..
Katanya sih…pebisnis…..tapi maunya adu domba….memangnya Tianshi udah mau kolaps yah…. MEMALUKAN !!!! BUKTI BAHWA DIDIKAN TIANSHI memang perlu dipertanyakan….. masih mau di Tianshi????
bravo : biasalah bro…situh sudah terkenal rupanya..wkwkwkwkw…
Danar Pratomo berkata,
Desember 11, 2009 pada 8:09 am
Bung Bravo, apakah Anda sudah membaca majalah Bisnis Plus edisi terbaru ( yang covernya adalah gambar Ferdinand Liu)? Saya merekomendasikan Anda untuk membacanya karena bisa dijadikan referensi untuk artikel-artikel Anda selanjutnya. Saya yakin Anda tidak menyesal membacanya.
bravo : terima kasih atas refrensinya
upin berkata,
Desember 11, 2009 pada 1:23 pm
@Danar
Majalahnya bagus bos… Gimana bung Bravo? Ayo baca… baca… biar untuk data-data Anda… Hmmmm….
bravo : menurut anda, apa yang mau dikupas lagi bung??? data data apa yang bisa saya pertimbangkan??
bayuhebat berkata,
Januari 17, 2010 pada 5:23 am
itu bukannya majalahnya MLM ers? isinya kok MLM kabeh. mening baca swa aku
Danar Pratomo berkata,
Desember 13, 2009 pada 12:31 pm
Bung Bravo bertemu kembali dengan saya…… Sudah baca Bisnis Plus rekomendasi saya belum? Bung, saya ada usul lagi buat Anda. Bagaimana kalau suatu saat nanti Anda mengulas top leader Tianshi yang gagal (bukan top leader tianshi yang berhasil terus hengkang ke mlm lain)? Soalnya banyak dari kita yang cuma tahu Trisulo, Louis Tendean, Rudy M Noer, Susanto Wijaya dan Agus Trilaksono. Mereka tidak tahu downlinenya Agus TL yang gagal atau uplinenya Trisulo yang gagal. Sebagai ilustrasi, Hartono adalah orang yang join pertama kali, tetapi Louis Tendean adalah orang yang ke sepuluhribu sekian yang bergabung (sumber: Net-p “Enam Pilar Menuju Ultrakaya”)… Lantas siapa orang “diantara” Hartono dan Louis Tendean yang gagal? Sebagai conyoh, banyak yang mengira sponsornya Trisulo adalah Rudy M Noer. Padahal sponsornya Trisulo bernama Edy S S Sadrach (bisa dilihat di http://bisnisplan.webs.com/bonus.htm atau http://tianshie.wordpress.com/slip-bonus/). Yang jadi pertanyaannya adalah bagaimana nasib sponsornya Trisulo tersebut? Yup…. dia adalah contoh top leader yang gagal. Bung Bravo tahu kan maksud saya? Usul saya, Anda mengulas top-top leader Tianshi yang gagal…..
Tian berkata,
Desember 16, 2009 pada 11:41 am
Kang Bravo tengkiu. . .
)
Kang Bravo udh tau lom ttg kluarga’a pa Trisulo? ? ? ?
Katanya(ga tau slah ga tau bner, moga za bner dah ah. . .
Kata’a Pa Trisulo udh ngjoinin sluruh kluarga’a k slah stu MLM yg skg ada bu Zhery, kang bravo psti tau, malahan (wkt crita ini d critakan) adik pak Trisulo klo ga salah nama’a Agung udh brperingkat Diamond Manager.
Tp knp ya pak Trisulo ga ikut hengkang??
Tlog jwb+klo ada yg slah mhon d ralat. . .
Tian berkata,
Desember 16, 2009 pada 7:00 pm
Oiy Om ada lagi. . .
) kalo ntu reward2 para de2mit, eh de2ngkot tiansi. PADAHAL eh PADAHAL semua kndaraan itu boleh pinjem dr ADIRA. ((yg blg ne bsa d prcy bgt soal’a bliau yg jd panitia’a, tp maaf ga bsa d sbutin nama’a cz tkut ada apa2)).
Tp udh jadul bgt nih brita’a, gpp?
. . . . . .
1 . . .Dulu bgt kta’a tiansi prnh konvoi kndaraan/ mewah (ga tau jenis’a), mereka blg k masyakarat (soale masyarakat’a ketipu jd we sekarat
. . . . . . .
2 . . .baru2 ne tmen sy yg member slah 1 MLM, ktika ngadain acara, kalo ga salah, d hotel istana Bdg dy ngbrol2 ma OB’a, Kata’a para leader tiens tu sblm leader’a naek panggung mreka kolingan dlu ma panitia’a gni “tlog dong tar sms sy pas sy lg ngmong d atas panggung, isi’a -/+ SELAMAT ANDA MENDAPATKAN REWARD BLA BLA BLA. . . BONUS BLA BLA BLA. . . (bala2? ?hihihi). Singkat cerita, pas s leader’a ngbacot d atas panggung bunyi dah tuh hape’a, lalu dy bil “tuh baru sj sy dpt sms dr pusat, bhw sy dpt bla bla bla. . . “. . .
Begitulah.
Maaf kalau ga EYD or apalah ya Om, yg pntg kn info’a. . .:P
Soal benar+engga’a sy yakin Om Bravo tau. .
Sukses ya Om
tianbukantianshitlho berkata,
Desember 17, 2009 pada 3:17 pm
Tiens udh pny gedung sndiri ga ya?
Or msh ngontrak+ngutang?
tianbukantianshitlho berkata,
Desember 18, 2009 pada 4:37 pm
Sepiiiii. . . . .
DOT COM berkata,
Desember 22, 2009 pada 8:21 am
dari dulu sy baca komen2 dr pada tianshier ko sy ngeliat byk kesamaan :
- kadang berkepribadian ganda dengan “membajak” nama yg lain, terutama nama para komentator yang kontra terhadap tianshi (mau ngadu domba kali)
- suka campur adukan masalah bisnis sama agama
- disodorin fakta menolak mentah2 tanpa mencari tahu kebenaran fakta tsb
- menganggap kritikan sebagai hinaan bukan sebagai bahan perbaikan diri & introspeksi
- banyak lg komentar2 yg kesannya “hasil brainwash”
- cape deh
Oky berkata,
Januari 1, 2010 pada 2:39 pm
SELAMAT TAHUN BARU AJA