Tag

Akhir-akhir ini, kalau kita cermati dengan seksama, aneka bisnis waralaba / franchise semakin menggeliat saja. baik jenis yang lokal maupun yang asing. saya akan membahas beberapa fenomena waralaba lokal kaki lima yang terjadi di lapangan hampir di kota-kota besar saat ini. maksud dari kaki lima di sini adalah yang berjualan di pinggir jalan dengan menggunakan gerobak. kalau dulu kita megenal Edam burger, nah sekarang coba deh sebutkan selain edam burger? pasti banyak sekali. contohnya bisnis kebab seperti kebab turki babarafi dengan total outlet di seluruh indonesia sebanyak 200 an lebih, kemudian ada aladine kebab, anya kebab. ada lagi bisnis pisang goreng semakin menjamur setelah eranya pisang goreng pontia, seperti pisang goreng planet di jogja. Masih di jogja juga ada  bisnis singkong goreng seperti tela-tela, tela-tela 77, dan tela kress. yang kata orang nih bisnis singkong sudah ada hampir di seluruh indonesia dari sabang sampai merauke. masih ada lagi gak kira-kira? masih donk, seperti martabak, cakwe, lumpia, bakso (yang heboh di jakarta adalah bakso tukul). Kalau dari menu minuman ada bermacam-macam jus buah dengan konsep yang hampir sama yaitu dengan grobak. di jogja jumlah orang yang bisnis jus buah semakin banyak dan hampir saya temui di setiap pinggir jalan. hampir mirip seperi yang ada di bandung.

jangan kaget jika para pelaku bisnis tersebut rata-rata anak-anak muda. ada yang masih kuliah maupun yang sudah selesai kuliah. ini membuktikan kalau jiwa entrepreneurship yang dulu digalakkan oleh beberapa pakar seperti purdie chandra, andri wongso, andrias harefa, dan lain-lain telah terbukti hasilnya. banyak anak-anak muda selepas selesai kuliah malah lebih condong tidak menggeluti dunia kerja (baca: menjadi orang kantoran). mereka yang saya temui dilapangan mengatakan lebih sreg jika membangun dan memiliki bisnis baik mereka membeli franchise maupun memulai dari nol (baca: tidak membeli franchise).

hal ini merupakan sebuah iklim yang bagus bagi perekonomian kita yang lagi morat-marit. sebab dengan menciptakan sebanyak mungkin pelaku entrepreneur/wirausaha menjadikan bangsa kita menjadi bangsa yang memiliki jiwa dalam membangun perekonomian bangsa yang tengah terpuruk, terutama dan terpenting adalah mengurangi jumlah angka pengangguran yang tiap tahun selalu bertambah drastis. apa jadinya jika suatu bangsa tidak memiliki pelaku wirausaha? gak kebayang deh bagaimana beban pemerintah dalam membangun perekonomian kita.

mari kita bahu membahu membantu pemerintah dalam programnya menumbuh kembangkan jumlah usaha kecil dan menengah, memperbaiki perekonomian bersama-sama dan jangan hanya menungu-dan menunggu perubahan. kitalah perubahan itu sendiri. dengan berani berubah menjadi pelaku wirausaha berarti kita akan membantu pemerintah menghadapi persaingan secara global dengan dunia luar (baca: luar negeri) yang mulai terasa saat ini.

jangan menyerah dan segera ambil tindakan. salam sukses

About these ads