Tag

, ,


Akhirnya saya bisa posting juga nih setelah sekian lama kurang lebih selama 2 minggu di undang ke sana ke mari oleh beberapa top leader Sunshine Empire (SE) / Emax untuk mengikuti acara presentasi perusahaan baru sejenis Sunshine Empire juga. Pertanyaan saya, Apakah SE/Emax sudah tutup??? Nah loh, padahal berdasarkan apa yang saya lihat dan amati, kondisi perusahaan SE/Emax memang menggantung alias tidak jelas. Karena berdasarkan berita riil yang saya dapat dari beberapa top leader SE / Emax dari Jakarta dan Surabaya mengatakan kalau beberapa kantor cabang di beberapa negara sudah ada yang tutup, seperti Singapura, Malaysia, Piliphines, dan Indonesia.

Bahkan di Indonesia sendiri beberapa kantor perwakilan yang ada di 3 kota saja sudah tutup atau ditutup oleh manajemen James Phang (pemilik SE/Emax) seperti di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Yang paling lucu adalah kantor perwakilan di Bali. Hanya kurun waktu kurang dari 2 bulan dari tahap renovasi (dari kontrak sewa gedung selama 2 tahun) malah tutup, alias tidak ada omzet.
Itulah sekelumit bisnis yang boleh saya namakan adalah bisnis profit sharing, yang mana akhir-akhir ini semakin mewabah dan menurut ramalan dari beberapa Top Leader atau dikalangan pemain MLM bangkotan, trend bisnis MLM kedepan adalah perpaduan konsep bisnis bagi hasil atau profit sharing dengan jaringan (MLM). dan menurut informasi tambahan perusahaan K-Link dari Malaysia mulai merencanakan konsep profit sharing dengan MLM.

Untuk saat ini boleh di bilang kalau para leader dan top leader sudah pada hengkang dari perusahaan SE/Emax ke perusahaan lain yang hamper mirip dengan program profit sharingnya SE/Emax. Seperti yang baru-baru ini muncul perusahaan Top Way dari Hongkong dan perusahaan ImuOne dari Malaysia. Yah namanya saja leader dan top leader, kemana aja di main tetap aja fokusnya duit duit dan duit. Jangan harap kalau mereka ini mau bertanggung jawab atas apa yang mereka lakukan selama ini, seperti tanggung jawab kepada para membernya yang sudah menginvestasikan dananya puluhan bahkan ratusan juta rupiah.
Itulah dunia bisnis MLM kelas kakap, pokoknya perinsip mereka ada hit and run, menjalankan bisnis hanya butuh waktu 1 – 1,5 tahun saja, setelah itu ganti baju deh (main perusahaan lain).
Kepada para member SE/Emax, bersiaplah menghadapi suatu kenyataan kalau kalau perusahaan SE/Emax tutup. Dan siap siap juga untuk menanggung kerugian atas dana yang sudah dikeluarkan dan tidak mbalik lagi.

Hati-hati dengan orang kayak James Phang, juga termasuk gerombolan James Phang kayak Jonner, Jacky Hoo, mereka semua adalah mafia international bisnis investasi. Apalagi adiknya James Phang adalah pemilik program investasi HYIP (High Yield Invesment Programe) SwissCash.