Tag

, , , ,

Peran suatu lembaga support system (SS) di dalam bisnis network marketing/MLM memang sangatlah penting. Tanpa SS tidak akan pernah tercipta suatu sistem yang terkordinasi dari tingkat atas (Perusahaan dan Upline Leader) dan tingkat bawah (para distributor). SS biasanya dibentuk oleh kalangan leader-leader yang lebih dulu sukses di awal menjalankan bisnis MLM, namun juga SS sudah dibentuk oleh perusahaan MLM sejak awal sehingga leader-leader tinggal menjalankan konsepnya saja.

Bahkan dengan adanya SS yang dibuat oleh para leader bisa dijadikan sebuah alat untuk mengancam perusahaan MLM nya sendiri. Diperlukan sebuah negosiasi tingkat tinggi bukan tingkat RT RW diantara mereka.

Sudah banyak bukti dari kisah sukses leader-leader MLM yang telah sukses mengantongi uang puluhan bahkan miliaran rupiah serta menggondol berbagai reward yang diberikan oleh perusahaannya akibat peran penting sebuah SS. Ibarat kata SS ini adalah pabrik pencetak para MLMers (bahasanya Mbelgedez) sukses.

Selain mencetak para MLMers sukses, SS juga membuat para leader mendapatakan proyek sampingan di dalamnya. Seperti yang sudah pernah saya jelaskan pada waktu itu di sini dan di sono. Hingar bingar kehebatan sebuah SS juga membawa sebuah sisi yang buruk jika tidak di cegah malah bisa jadi senjata makan tuan. Loh kok bisa???

Begini maksud saya.

SS yang dibentuk oleh para leader yang telah sukses tentunya akan semakin menggiurkan jika perkembangan jumlah anggota atau member yang gabung semakin meningkat tiap bulannya. Setiap para member baru yang bergabung pastinya akan didorong untuk menjalankan konsep SS supaya jaringannya besar dan sukses lahir batin, bukan begitu??? Nah ambil contoh sebuah program dari SS adalah pendidikan bisnis seperti :

1.      Pertemuan presentasi rutin seminggu sekali.

2.      Pertemuan para leader sesuai peringkat tertentu biasanya dilakukan 1 bulan sekali.

3.      Training atau pelatihan product knowledge dan marketing plan dilakukan 1 bulan sekali.

4.      Seminar tentang kesuksesan seorang leader dilakukan 2 atau 3 bulan sekali.

5.      Seminar besar biasanya dilakukan 6 bulan atau setahun sekali dengan mengundang pembicara tingkat nasional maupun internasional.

Jika anda mengerti maksud saya, coba anda total berapa biaya untuk mengikuti pendidikan tersebut. Kira-kira berapa duit masuk ke SS tersebut. Paham?

 

Selain mengadakan sebuah program pendidikan demi kelancaran menjalankan bisnis MLM secara bersama kita bisa, SS juga menyediakan apa yang biasa disebut alat bantu dalam bentuk arit, palu, cangkul, serok :

          brosur untuk disebar

          paket presentasi

          VCD tentang produk, marketing plan, training dan pembagian reward

          Majalah, buku motivasi, dan kaset

          Masih banyak lagi deh.

Jika anda masih mengerti maksud saya lagi, coba anda total berapa biaya untuk membeli alat bantu tersebut. Kira-kira berapa duit masuk ke SS tersebut. Paham?

 

SS bentukan para leader ini, bisa berfungsi ganda, yang pertama sebagai alat pemicu semangat agar para member terus berusaha menjalankan bisnis MLM-nya sesuai jalur yang telah dibuat. Kedua, sebagai keuntungan atau profit atas penyelenggaraan pendidikan bisnis dan penjualan alat bantu.

Maka bukan rahasia umum lagi jika pada awal kebersamaan membangun jaringan dan membentuk SS secara solid dan penuh kebersamaan, namun kedepannya akan muncul keributan-keributan kecil yang bisa menjadi besar. Apalagi jika bukan masalah profit yang harus dibagi-bagi. Uang bisa membuat semua orang buta. (Coba saja culek mata anda dengan uang, saya jamin anda akan buta huruf). Akibatnya muncullah SS baru tandingan lainnya dari para leader yang dulunya solid. Jadi jangan heran jika di suatu bisnis MLM akan ada banyak SS bermunculan dengan idealisme pendirinya masing-masing. Munculnya SS baru diakibatkan karena seorang leder yang telah memiliki jaringan yang sudah besar sehingga sudah saatnya bagi dia untuk melepaskan diri dari SS lama dengan membangun SS baru ciptannya sendiri. Otomatis keuntungan atau profit akan menjadi 100% miliknya dan tidak dibagi-bagi lagi.

Kelebihan dan kekurangan akibat banyaknya jumlah SS bisa bermacam-macam. Masalah ini pernah saya ajukan ke beberapa pelaku MLM yang pernah saya temui dari tahun 2004 hingga kini tahun 2008. jawaban dari mereka sangat beragam bentuk dari jawaban yang optimis, pesimis, sok tahu, dan abstain.

Kelebihan dari banyaknya jumlah SS :

          Terciptanya kemandirian bagi calon leader baru (regenerasi).

          Pekerjaan leader senior bisa berkurang dan tidak perlu capek-capek lagi membina leader di bawah jaringannya yang telah memiliki SS sendiri. Istilah bagi mereka adalah pasip inkam.

          Bisa meramaikan suasana bisnis MLM, maksudnya, semakin banyak SS tentunya akan semakin banyak jumlah acara yang diadakan tiap minggunya dengan demikian akan MLM tersebut akan ditakuti oleh perusahaan MLM lainnya. Karena MLMnya rame kayak pasar.

          Jumlah gedung pertemuan dan hotel dari kelas bintang lima hingga kelas sandal jepit akan laris manis diboking untuk acara pertemuan tiap minggunya.

Sedangkan kekurangan dari banyaknya jumlah SS :

          Akan tercipta persaingan bisnis antar SS satu dengan yang lain, seperti tarik menarik antar anggota SS, saling menjelekkan dan menjatuhkan, serta saling memberikan iming-iming tertentu agar mau pindah ke SS yang lain.

          Cenderung membuat acara sendiri-sendiri dan sulit untuk menggabungkan sesama SS, kecuali pada saat pembagian reward saja mereka bisa akur.

          Tercipta pelarangan untuk hadir ke dalam suatu  acara yang bukan jaringan SS nya.

          Menciptakan gank-gank tertentu di kalangan kelompok member. Seperti gank nero yang masuk tipi itu.

 

Menurut saya pribadi, dengan banyaknya jumlah SS yang ada bisa menciptakan keuntungan suatu bisnis MLM. Tapi di sisi yang lain bisa menciptakan suatu kerugian. Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya, bahwa banyaknya jumlah SS maka akan menciptakan persaingan di dalam bisnis SS itu sendiri, dan yang paling sering banyak terjadi yang pernah saya temui di lapangan adalah tarik menarik antar anggota atau member.

Kata-kata yang pernah saya dengar dari mereka adalah seperti ini :

          “SS kami telah terbukti sukses dengan berhasil menciptakan leader peraih reward sebanyak sekian orang!! Jangan pilih yang lain, pilihlah yang sudah teruji dan terbukti.” (kayak partai politik aja ya)

          “Coba anda lihat SS yang ada saat ini, mereka itu didikkan dari SS kita, berarti dari SS inilah tercipta SS SS yang lain. Luar biasa SS kita ini bukan!!” (memang luar biasa atau biasa di luar!)

          “Udah…pindah aja kejaringannya pak ******** sistem SS yang dia buat lebih bagus ketimbang SS kamu, gua jamin lu gak nyesel dah!!” (lebih menyesal lagi jika bergabung di MLM yang salah)

          “Nah kalau di SS kita, sistemnya adalah saling tolong menolong. Misalnya kamu gabung dan belum punya donlen, maka kamu akan di bantu dengan diberikan donlen dari upline untuk diletakkan di kaki kamu. Karena sistem kita dalam membangun jaringan adalah kedalaman dulu baru melebar.” (ya betul, hidup adalah saling memberi…..kebohongan…)

 

Weleh…weleh…bukannya tambah waras dengan banyak jumlah SS, kok malah main rebut-rebutan antar member, memangnya sudah kekurangan stok prospekan po!! Bahkan ada juga seorang leader yang mengijinkan berperilaku demikian….hmmm leader macam apa tuh. Bahkan sangat mungkin terjadi jika seorang member yang sudah bergabung bisa bergabung kembali sebanyak 2 kali dan bahkan lebih (dengan nama bapaknya kek, ibunya kek, adiknya kek, dll kek).

Trus, apakah perkembangan atau pertumbuhan (omzet) jaringan yang masuk berasal dari member yang gabung kembali atau dari orang baru???? Jangan sampai perkembangan atau pertumbuhan jumlah member yang masuk berasal dari dalam sendiri. Itu namanya bukan bisnis MLM, melainkan bisnis di dalam bisnis. Apalagi jika produk, sebagai penggerak utama bisnis MLM tidak dimainkan secara baik dan benar.

 

Kalau anda tidak percaya dengan apa yang saya kemukakan ini…anda bisa cek di lapangan segera mungkin. Dan memberikan komentar kepada saya. Saya berharap bagi anda yang ingin berkomentar, saran saya :

          baca keseluruhan tulisan saya ini dengan baik dan benar

          jangan membawa nama keluarga jika ingin mengatakan tidak setuju atas tulisan saya ini

          berilah masukan yang berarti meliputi kritik yang membangun

dengan mematuhi saran saya, berarti anda adalah pelaku bisnis MLM yang waras.

 

Salam sukses

 

Don Bravo