Tindak kejahatan penipuan yang dilakukan oleh perusahaan money game dan skema piramid di samping merugikan nasabahnya juga disinyalir telah merugikan negara dalam bentuk penghindaran pajak dan pelarian devisa ke luar negeri (sebut saja Probest International Indonesia disinyalir merupakan kaki tangan dari jaringan mafia international yang digerakkan dari Taiwan, China dan Hongkong, yaitu Probest Investment Corp (Probest International Trading) dan PT. WBG.
Sampai saat ini saja gerombolan mafia tersebut masih saja berkeliaran dan mencari mangsanya di negara kita dengan pola yang hampir sama dengan mengubah nama perusahaan saja. Mafia di sini bukan hanya dilihat dari sisi pemilik saja, melainkan juga dari sisi para leader atau bisa disebut sebagai penggerak utama bisnis mafia si pemilik perusahaan. Nah para leader ini juga digerakkan oleh mafia leader yang menggerakkan para leader di setiap kota di Indonesia. Kalau kita nonton film God Father ada istilah “ bosnya para bos mafia”. Begitulah sistem dari mafia money game di Indonesia dan bahkan di dunia.
Saya tahu siapa saja yang disebut mafia leader atau para leader yang digerakan oleh mafia leader di Indonesia. Mereka hidupnya santai-santai saja, tiap hari kerjanya habisin uang, rumahnya bak istana, di garasi rumahnya berjubel mobil-mobil mewah sebagai bentuk hadiah dari pemilik perusahaan. Setiap ada presentasi perusahaan MLM baru pun saya selalu ketemu dengan mereka (mafia leader maupun leader-leader / pengikutnya) dengan janji ampuh yang sakti mandraguna, top markotop, dan gut marsogut diobral demi mendapatkan target omzet bagi perusahaan.
Melihat banyaknya kasus penipuan dan jatuhnya jumlah korban yang begitu banyaknya serta kerugian yang hampir triliyunan rupiah meluap begitu saja, perlu adanya usaha-usaha penyebaran informasi atas bahaya money game harus terus dilakukan dan ditingkatkan, dengan tingkat jangkauan yang semakin luas hingga ke kota-kota kecil dan daerah pedesaan.
Salah satu langkah yang perlu dirintis untuk menyebarkan informasi mengenai bahaya money game dan skema piramid adalah dengan mulai menggandeng beberapa pihak seperti :
– Institusi pendidikan, sekolah-sekolah atau perguruan tinggi untuk ikut aktif membahas, meneliti, atau menyebarkan informasi mengenai bahaya money game dan skema piramid.
– APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia)
– BAPEPAM – LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan
– BAPPEBTI ( Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi)
– Pihak kepolisian
– Badan POM dan Departemen Kesehatan
– YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia)
– Departemen Perindustrian dan Perdagangan
– Media cetak dan elektronik

Selama ini yang terjadi justru ironis sekali, yang mana banyak institusi pendidikan yang malah menjadi tempat berkembangnya money game dan skema piramid, seperti kasus PT. Pohon Mas Mapan Sejahtera di Malang dan Surabaya. Ini harus dicegah dan dibalikkan kondisinya, yaitu institusi pendidikan harus menjadi tempat utama untuk memerangi program penipuan ini.
Semoga saja, kita semua semakin sadar dan dewasa bahwa menjadi kaya secara materi tidak dapat dicapai secara instan, diperlukan kerja keras, komitmen tinggi, dan tentu saja jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan jalan yang benar. Jangan sampai anda juga ikut memperpanjang daftar jumlah korban berikutnya.
Tetaplah waras di jaman yang semakin tidak waras ini.

Iklan